50 Perempuan NTT Jadi Agen SPAK

Tidak mau ketinggalan dengan Nusa Tenggara Barat yang telah terlebih dahulu mensosialisasikan gerakan Saya, Perempuan Anti Korupsi, Maret ini KPK dan AIPJ sambangi Nusa Tenggara Timur.

Perlawanan terhadap korupsi melalui penindakan adalah upaya yang terbatas, hanya bisa dilakukan oleh para penegak hukum. Kekuatan perempuan Indonesia, akan memberikan kontribusi yang luar biasa bagi upaya perlawanan terhadap korupsi khususnya dalam hal pencegahan. Apalagi mengingat perempuan adalah sosok sentral dalam keluarga dan member andil sangat besar terhadap arah perkembangan suami dan anak-anak.

Akan ada 50 perempuan yang dilatih dan disiapkan menjadi agen SPAK di NTT. Diharapkan para agen SPAK itu akan memberikan pengaruh positif bagi lingkungan di mana dia berada terkait dengan gerakan pencegahan korupsi. Dengan adanya gerakan Saya, Perempuan Anti Korupsi ini di NTT diharapkan pula pencegahan korupsi dalam sektor pendidikan maupun kesehatan dapat menjadi isu bersama yang dikawal semua elemen dan komponen masyarakat.

NTT akan menjadi provinsi ke delapan yang memproklamasikan hadirnya Gerakan Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK). Menyusul Yogyakarta, NTB, Bandung, Bogor, Makassar, dan Jakarta yang telah lebih dulu menggerakkan Saya, Perempuan Anti Korupsi.

Selamat bergabung para perempuan anti korupsi NTT!

Foto Kegiatan