Jurnal Integritas: Volume 02 Nomor 1

Izinkan saya menghaturkan rasa syukur dan penghargaan pada para penulis, dewan redaksi, mitra bestari dan seluruh insan KPK yang bekerja di balik layar untuk menyukseskan terbitnya Vol. 2 Edisi 1 Tahun 2016 Jurnal INTEGRITAS sehingga bisa hadir ke haribaan pembaca yang budiman.

Untuk ukuran sebuah penerbitan ilmiah, Volume kedua ini dapat digambarkan sebagai bayi yang sedang belajar merangkak dan berjalan tapi pada saat yang sama, KPK optimis bahwa Jurnal INTEGRITAS dapat tumbuh sebagai bayi sehat dan disayangi oleh para pembaca, khususnya para akademisi, aparat penegak hukum, pengamat, mahasiswa dan masyarakat luas yang memiliki minat di bidang anti korupsi.

Sebagai 'bayi' yang sedang mencari bentuk, Dewan Redaksi berupaya dengan sungguh-sungguh untuk meningkatkan kualitas Jurnal ini dengan memperhatikan masukan pembaca serta usulanusulan yang diterima baik dari Dewan Redaksi, Mitra Bestari serta Pengelola/Penyunting. Oleh karena itu, dalam Vol. 2 Edisi 1 Tahun 2016 ini agak sedikit berbeda dengan Edisi pendahulunya karena ada orang dan darah baru di jajaran Redaksi, yang kebetulan saya didaulat menjadi Pemimpin Redaksi dan menempatkan seluruh Pimpinan KPK yang baru sebagai Penanggung Jawab Jurnal ini. Kami mohon dukungan dan doa agar kami dapat mengemban amanah ini dengan baik.

Disamping itu, dari segi cakupan materi, volume ini agak berbeda dengan pendahulunya yang bersifat umum, kali ini lebih difokuskan pada materi korupsi di sektor sumber daya alam (SDA) karena KPK sedang berupaya untuk memperbaiki sistem tata kelola sumberdaya alam nasional yang selama ini terkenal sangat memprihatinkan kualitas pengelolaannya. Oleh karena itu, Volume kali ini banyak memuat tulisan yang membahas permasalahan korupsi pada sektor SDA, walaupun masih memuat juga tema-tema Anti korupsi di bidang pencucian uang, pelayanan kesehatan, kearifan lokal, media massa lokal yang rawan korupsi, sanksi psiko-sosial, pembukaan KPK daerah,hingga korelasi antara perilaku korupsi dan ketaatan beragama, serta peluang keberhasilan Presiden Jokowi dalam pemberantasan korupsi. Sebagaimana edisi pendahulunya, Jurnal ini akan tetap mempertahankan kehadiran Resensi Buku yang dianggap menawarkan inovasi serta memiliki kualitas yang baik di bidang pencegahan dan pemberantasan korupsi.

Perlu pula kami informasikan bahwa Volume berikutnya akan mengkhususkan diri pada tulisan yang mengkaji korupsi pada sektor swasta karena korupsi pada sektor ini masih sangat minim dibahas dan didiskusikan secara ilmiah di negeri ini, padahal di negara-negara lain seperti Hongkong, Singapura, dan Malaysia serta negara-negara maju lainnya, korupsi di sektor swasta (private sector corruption) sudah melampaui korupsi pada sektor publik (public sector corruption). Namun demikian, Dewan Redaksi masih akan tetap menerima tulisan dengan tema-tema anti korupsi lainnya. Intinya, jajaran Redaksi ingin menghadirkan tulisan dan kajian yang kaya dengan bahasa 'ilmiah ringan' agar para pembaca dapat menikmati informasi mutakhir dan mendapatkan inspirasi dalam pemberantasan korupsi yang telah mencekik negeri ini sejak dulu.

Jajaran Redaksi dan seluruh insan KPK telah berketetapan hati untuk meningkatkan kualitas Jurnal ini dengan inovasi-inovasi baru dan upaya-upaya nyata agar masyarakat mendapatkan informasi yang akurat, bermanfaat dan mampu menawarkan solusi bagi pembenahan dan peningkatan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) dan pada saat yang sama juga mampu menawarkan solusi untuk perbaikan corporate governance di Indonesia.

Kami berikhtiar dengan sungguh-sungguh untuk menjadikan Jurnal ini sebagai sumber ilmu dan informasi tentang pemberantasan korupsi yang tidak saja diakui dan terakreditasi secara nasional, tapi pada saatnya nanti juga akan diterbitkan dalam dwi bahasa (Indonesia dan Inggris) agar dapat menyapa pembaca yang lebih luas serta mendapatkan pengakuan dan terakreditasi secara internasional.

Salam Antikorupsi

Laode M Syarif
Pemimpin Redaksi

DOWNLOAD
4176