Gelandangan dalam Keterbalikan Indonesia

Manusia sejatinya hidup abadi karena semua manusia adalah warga asli surga, yang kemudian disuruh Tuhan untuk mampir sejenak di bumi. Bagi Cak Nun, hidup di bumi hanyalah “outbond”, wisata sejenak, karena kampung halaman kita sesungguhnya ada di surga. Perjalanan hidup di bumi, ibarat pergi ke pasar mencari bahan mentah terbaik untuk di bawa pulang ke rumah yang bernama surga.

Menulis Itu Tidak Mudah Tetapi “Mungkin”

Melihat fenomena booming-nya novel Filosofi Kopi karya Dewi Dee Lestari serta rutinitas pekerjaan pegawai KPK yang terkadang sulit untuk mengembangkan diri, Biro Humas mengadakan Komunikasi Internal sekaligus Bedah Buku Perpustakaan dengan tema “Menulis sebagai Terapi dalam Buku Filosofi Kopi” bersama Dewi Dee Lestari yang ditujukan kepada seluruh pegawai KPK di Auditorium KPK Lantai 1 Gedung C-1 pada Rabu, 9 November 2016.

Memahami Politik Uang dalam Perspektif Maqāṣid al-Syarīʽah

Sebagai lembaga anti rasuah, politik uang bukan merupakan hal baru bagi pegawai yang bernaung di bawahnya. Namun masih belum banyak yang paham akan politik uang apabila dilihat dari kacamata maqāṣid al-syarīʽah. Politik uang menjadi menarik karena tidak dapat terpisahkan dari kehidupan sehari-hari kita sebagai manusia. Politik uang kemudian menjadi dekat dengan korupsi politik karena uang digunakan untuk menguntungkan diri sendiri dalam sebuah kedudukan politik.

Melalui Buku, Nilai Integritas Ditanamkan

Lagu-lagu nasional menggema di Auditorium KPK, memang suasana sore itu (20 Mei 2016) mencerminkan semangat yang berbeda. Bertepatan dengan momentum Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei, untuk memberi wawasan baru dan memupuk nurani kita sebagai insan berintegritas, Perpustakaan KPK menggelar bedah buku dengan judul “INTEGRITAS BANGSAKU” bersama Dedi Mahardi.

  • 1
  • 2