Lembaga Anti Korupsi Inggris

sfo

Nama Lembaga Anti-Korupsi
Serious Fraud Office (SFO)
Dasar Hukum
Criminal Justice Act 1987
Bribery Act 2010
Kewenangan
Penyidikan dan Penuntutan
Tahun Berdiri
April 1988
Jumlah Anggaran
182,000,000 USD (per 2013)
Jumlah Pegawai
300 staf
Kontak
Elm House 10-16
London WC1X 0BJ
Telephone:
Fraud hotline:
information.officer@sfo.gsi.gov.uk
Website
www.sfo.gov.uk

Serious Fraud Office (SFO) merupakan lembaga pemerintah independen yang mempunyai wewenang melakukan investigasi dan penuntutan terhadap pelanggaran serius dan korupsi.

SFO dibentuk berdasarkan Criminal Justice Act tahun 1987. Pendiriannya dilatarbelakangi oleh beberapa skandal keuangan yang mengakibatkan menurunnya kepercayaan publik pada sekitar tahun 1970an dan awal 1980an.

Untuk mengatasai masalah tersebut, pada 1983 pemerintah membentuk Komite, The Fraud Trials Committee, yang dipimpin oleh Lord Roskill. Pada 1986 Komite mempublikasikan laporannya, dengan rekomendasi utama, yakni membentuk lembaga baru yang mempunyai wewenang deteksi, investigasi dan penuntutan terhadap kejahatan serius.

Akhirnya, Criminal Justice Act 1987 mendasari pembentukan SFO dan pada April 1988 SFO resmi berdiri. SFO merupakan lembaga khusus yang berwenang menangani kejahatan serius di bidang ekonomi. Tujuan pendirian SFO adalah untuk mengurangi kejahatan dan biaya yang timbul, memberikan keadilan dan supremasi hukum, serta menjaga kepercayaan dalam bisnis dan lembaga keuangan Inggris.

Kewenangan SFO diperluas melalui Bribery Act 2010, yakni untuk menangani kasus atau kejahatan korupsi. Selanjutnya SFO merupakan lembaga utama yang berwenang melakukan investigasi dan penuntutan korupsi di Inggris.

SFO adalah bagian dari Criminal Justice System di Inggris sehingga dipengaruhi oleh perubahan dan perkembangan dalam sistem tersebut. SFO dipimpin oleh seorang Direktur yang diangkat dan bertanggung jawab kepada Jaksa Agung. SFO juga bertanggung jawab kepada parlemen dan Law Officers Department, yang terdiri atas:

  • Crown Prosecution Service
  • Treasury Solicitor's Office
  • The Department of the Director of Public Prosecutions for Northern Ireland
  • HM Crown Prosecution Service Inspectorate

Meskipun Pimpinan SFO diangkat dan bertanggungjawab kepada Jaksa Agung, Parlemen, dan Law Officers Department, namun SFO tetap bekerja secara independen dan profesional dalam mengusut kejahatan korupsi di Inggris.

Dalam menjalankan tugasnya direktur dibantu oleh chief executive, general counsel, chief capability officer, chief investigator, dan head of media relation. Kelima unit ini langsung berada di bawah direktur dan memimpin beberapa unit kerja. Penanganan perkara dilakukan oleh pejabat di tingkat kepala atau di bawah chief. Ada dua unit kerja yang menangani kasus yaitu head of bribery and corruption business area and international assistance dan head of fraud business and operational assurance.

SFO mempunyai dua kewenangan di bidang kejahatan serius dan korupsi. Masing-masing bidang tersebut dipimpin oleh pejabat senior yang membawahi beberapa manajer untuk menangani kasus. Berdasarkan laporan tahun 2010, SFO memiliki pegawai tetap berjumlah 307 orang dan 80% dari jumlah tersebut merupakan staf spesialis dalam penanganan perkara. Tim yang menangani kasus meliputi investigator, lawyer, petugas hukum dan akuntan forensik. Kriteria kasus yang dapat ditangani oleh SFO adalah kejahatan ekonomi yang serius dan kompleks, dengan batasan yaitu:

  • Nilai kasus tersebut lebih dari 1 juta pound.
  • Mempunyai pengaruh signifikan dalam dimensi internasional.
  • Perkara menyedot perhatian publik yang luas.
  • Kasus mensyaratkan pengetahun yang spesialis, seperti pasar keuangan.

Selain itu, Direktur SFO juga mempertimbangkan beberapa hal untuk menentukan apakah kasus tersebut dapat ditangani. Pertimbangan tersebut meliputi skala kerugian yang timbul dari kasus baik aktual maupun potensial, akibat kasus terhadap perekonomian Inggris, pengaruh kasus terhadap reputasi Inggris sebagai tempat yang tepat dalam melakukan bisnis, dan kondisi faktual atau kompleksitas hukum dan kepentingan umum yang lebih luas.

Pembentukan SFO memperkenalkan pendekatan multi-disiplin dalam melakukan penyidikan dan penuntutan. Setiap kasus ditangani oleh tim yang dipimpin oleh pengacara yang berpengalaman. Tim tersebut terdiri dari pengacara, akuntan, peneliti keuangan, teknologi informasi dan spesialis lainnya, panitera dan petugas polisi. SFO juga menggunakan ahli dari luar atau private sector apabila diperlukan dan mempekerjakan akuntan sektor swasta untuk membantu dalam penyelidikan dan menggunakan penasehat dalam melakukan penuntutan.