Peta Gerakan SPAK (Saya Perempuan Antikorupsi)

NAD

NAD

Banten

Banten

Jateng

Jateng

NTB

NTB

NTT

NTT

Sulteng

Sulteng

Sultra

Sultra

Sulut

Sulut

Maluku

Maluku

    • Beranda
    • Ragam
    • Saya Perempuan Antikorupsi

    Mengenal Gerakan Saya Perempuan Anti-Korupsi (SPAK)

    Gerakan ini dilahirkan atas sebuah keprihatinan. Keprihatinan yang disampaikan oleh sebuah survey yang dilakukan KPK pada tahun 2012 – 2013 di kota Solo dan Jogjakarta. Studi ini menyajikan fakta bahwa ternyata hanya 4% orang tua yang mengajarkan kejujuran pada anak-anaknya.

    Selengkapnya...

    SPAK: Stop Produksi Koruptor!

    “KPK ingin di dalam rumah setiap keluarga Indonesia, ada satu orang yang bisa menjelaskan apa itu korupsi dan apa bahaya korupsi, sehingga dia bisa mencegah perbuatan korupsi setidaknya di dalam keluarganya. Dengan demikian, kita bisa STOP PRODUKSI KORUPTOR dari rumah,” ungkap Pimpinan KPK Basaria Panjaitan saat menjelaskan pentingnya peran perempuan dalam gerakan pencegahan anti korupsi pada pertemuan Dharma Wanita Pemprov NTB di Mataram, 9 Mei 2017.

    Selengkapnya...

    Terbaik di Indonesia PR Awards and Summit 2015

    Program "Saya Perempuan Anti Korupsi" (SPAK) berhasil menjadi pemenang terbaik pada Kompetisi Program PR Inspirasional untuk kategori Lembaga Pemerintah Pusat/Daerah yang diselenggarakan Serikat Perusahaan Pers (SPS) pada ajang Indonesia Public Relation Award & Summit (IPRAS) 2015.

    Selengkapnya...

    2016, SPAK Targetkan Jangkau 1 Juta Agen di 34 Provinsi

    Di tahun 2016, program "Saya, Perempuan Anti Korupsi" (SPAK) menargetkan keberadaan agen SPAK di 34 Provinsi di Indonesia dan bisa menjangkau 1 juta orang, termasuk 800,000 perempuan.

    Selengkapnya...

    SPAK Bogor Mulai Bergerak !

    Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas pernah berkata, "Perempuan punya peran sentral dalam mencegah maupun memberantas tindak pidana korupsi di negara ini. Dan itu dimulai dari keluarga."

    Selengkapnya...