• Beranda
  • Ragam
  • Saya Perempuan Antikorupsi

Mengenal Gerakan Saya Perempuan Anti-Korupsi (SPAK)

Mengenai SPAK, apa latar belakang dibentuknya gerakan ini?

Gerakan ini dilahirkan atas sebuah keprihatinan. Keprihatinan yang disampaikan oleh sebuah survey yang dilakukan KPK pada tahun 2012 – 2013 di kota Solo dan Jogjakarta. Studi ini menyajikan fakta bahwa ternyata hanya 4% orang tua yang mengajarkan kejujuran pada anak-anaknya. Kejujuran yang dimaksud di sini bukan kejujuran dalam arti definisi kejujuran, tetapi lebih kepada bagaimana kejujuran tersebut dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari. Orang tua tidak bisa mengaitkan bahwa menyontek atau menyerobot antrian adalah bentuk-bentuk perilaku koruptif. Hal ini memberi pemahaman bahwa korupsi adalah mengambil hak orang lain untuk kepentingan diri sendiri. Definisi ini bukan hanya memberikan gambaran pada apa yang sering diliput media sebagai tindak pidana korupsi, tetapi juga menyoroti masalah-masalah perilaku-perilaku koruptif. Dan bila kita percaya bahwa tindakan koruptif itu adalah bentukan atau evolusi dari perilaku-perilaku koruptif sejak kecil, maka fakta ini sungguh menakutkan.

Selengkapnya...

Terbaik di Indonesia PR Awards and Summit 2015

Program "Saya Perempuan Anti Korupsi" (SPAK) berhasil menjadi pemenang terbaik pada Kompetisi Program PR Inspirasional untuk kategori Lembaga Pemerintah Pusat/Daerah yang diselenggarakan Serikat Perusahaan Pers (SPS) pada ajang Indonesia Public Relation Award & Summit (IPRAS) 2015.

KPK selaku penerima penghargaan menyampakan terima kasih atas apresiasi yang diberikan. Capaian ini tentunya akan menjadi cermin bagi program-program KPK lainnya untuk terus berbenah dan memperbaiki diri guna meningkatkan kemanfaatan bagi publik. Setiap program memang memiliki segmen, format dan yang paling penting manfaat yang besar dalam pemberantasan korupsi.

Selengkapnya...

2016, SPAK Targetkan Jangkau 1 Juta Agen di 34 Provinsi

Di tahun 2016, program "Saya, Perempuan Anti Korupsi" (SPAK) menargetkan keberadaan agen SPAK di 34 Provinsi di Indonesia dan bisa menjangkau 1 juta orang, termasuk 800,000 perempuan.

Program SPAK memandang peran perempuan sangat penting dalam pencegahan korupsi. Melalui peran sentralnya sebagai ibu, istri dan anggota masyarakat, kaum perempuan diharapkan bisa menyemai pesan antikorupsi. Karena itu,

Selengkapnya...

Buku: Ketika Perempuan Bergerak Melakukan Perubahan

Saya, Perempuan Anti Korupsi (SPAK) adalah sebuah gerakan yang menempatkan perempuan sebagai tokoh sentral pencegahan korupsi, baik sebagai ibu, istri maupun tenaga profesional.

SPAK dibidani oleh KPK bersama AIPJ dan dilahirkan dalam sebuah acara peluncuran pada tanggal 22 April 2014 dengan dihadiri oleh pimpinan KPK Busyro Muqoddas, media massa, para perempuan profesional, aktivis anti korupsi dan LSM perempuan.

Selengkapnya...

SPAK Bogor Mulai Bergerak !

Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas pernah berkata, "Perempuan punya peran sentral dalam mencegah maupun memberantas tindak pidana korupsi di negara ini. Dan itu dimulai dari keluarga."

Selengkapnya...